APA HUKUM MEMBACA DO’A IFTIFTAH (iftitah)

BACAAN DZIKIR DAN DOA

Apa hukum membaca do’a iftiftah? Banyak dari kita yang masih kurang memahami dari hukum membaca iftitah setelah solat fardu. Untu klebih jelasnya saya akan sampaikan ptongan dari ulama atau guru besar dari Arab Saudi,Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah Ta’ala

Jawab:

Bacaan Do’a Istiftah(iftitah) hukumnya sunnah, bukan wajib baik dalam sholat wajib maupun sholat sunnah. Sebaiknya dalam membaca do’a istiftah dibaca secara bergantian diantara do’a-do’a istiftah yang diajarkan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam agar ia mendapatkan sunnah membaca semua do’a istiftah. Tetapi jika ia hanya hafal satu jenis do’a istiftah dan melazimi bacaannya, maka tidak mengapa. Karena secara dhohir Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan bermacam-macam do’a istiftah dan tasyahud adalah untuk memudahkan manusia. Begitu juga dalam dzikir setelah sholat, beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam membaca bermacam bentuk dzikir untuk mendapatkan dua faidah:

Pertama:

Agar manusia tidak terus menerus mengucapkan satu macam dzikir saja, karena bila terbiasa dengan satu jenis dzikir ucapan dzikir akan menjadi otomatis keluarnya sehingga meskipun ia tidak berkosentrasi lisannya dapat mengucapkan walau tanpa berfikir dikarenakan kebiasaannya tadi. Bila manusia membaca dzikir-dzikir yang ada secara bergantian maka hal itu lebih dapat mengkosentrasikan hati dan ia lebih memahami apa yang ia ucapkan.

Kedua:

Mempermudah manusia, sehingga mereka dapat memilih do’a mana yang sesuai dengannya atau sesuai dengan hajatnya.

*Majmu’ Fatawa Arkanil Islam, soal no. 239.

Karena dua faidah inilah sebagian ibadah tidak hanya satu bentuk saja, seperti do’a istiftah, tasyahud, dan dzikir-dzikir setelah sholat. Cukup menarik bukan artikel ini mudah-mudahan menjadi wawasan baru pada khazanah peribadatan kita kepada Rabb semesta alam,semakin ikhlas, bermanfaat untuk kita semua dan untuk disampaikan kembali kepada saudara-saudara kita seiman diamana mereka berada, yang kita temui. Sebagai amal sholih tambahan yang besar pahalanya yaitu berda’wah yang disampai kan walau pun satu ayat saja.

Wallohu a’alm bissowab…

Barrokallohu fiik.

Sumber :http://www.bacaandzikirdoa.com/